tebakskoreuro.com – Piala Dunia 2026 hadir dengan format baru yang jauh lebih besar. Jumlah peserta bertambah menjadi 48 tim, dan secara teori peluang negara-negara untuk lolos pun semestinya lebih terbuka. Namun kenyataannya, piala dunia turnamen terbesar di sepak bola tetap menyisakan cerita pahit. Ada banyak pemain hebat yang tetap gagal sampai ke panggung utama, entah karena negaranya tersandung di playoff, tumbang di kualifikasi, atau kalah bersaing di fase-fase penentuan. Reuters mencatat bahwa daftar 48 tim peserta sudah lengkap per 1 April 2026, dengan grup piala dunia juga sudah diumumkan.

Karena itu, daftar pemain top yang absen kali ini terasa cukup menyakitkan. Bukan cuma karena nama-namanya besar, tetapi juga karena beberapa di antaranya mungkin sedang mendekati ujung era bersama tim nasional. Ada yang gagal lewat drama adu penalti, ada yang tumbang di playoff akhir, dan ada pula yang bahkan tidak berhasil membawa negaranya masuk daftar peserta. Jadi, meski Piala Dunia 2026 akan lebih ramai, tetap ada kursi kosong yang terasa sangat besar secara emosional. Di bawah ini, ada enam bintang top yang dipastikan tidak akan tampil di Piala Dunia 2026.

Robert Lewandowski dan Gianluigi Donnarumma Terancam Gagal Tampil di Putaran Final Piala Dunia 2026 - AcehGround

Gianluigi Donnarumma: Kapten Italia yang Kembali Menelan Luka Besar

Kalau bicara soal absensi paling menyakitkan, nama Gianluigi Donnarumma jelas ada di barisan depan. Italia kembali gagal lolos ke Piala Dunia, bahkan untuk ketiga kalinya secara beruntun. Reuters melaporkan Italia tersingkir setelah kalah adu penalti dari Bosnia dan Herzegovina usai bermain 1-1 di playoff, dan Donnarumma sebagai kapten menjadi salah satu wajah paling jelas dari rasa hancur itu. Ia bahkan disebut bersumpah akan membantu Italia membangun kembali setelah kegagalan yang sangat memukul ini.

Buat Donnarumma, ini bukan sekadar kegagalan tim nasional. Ini juga pukulan personal yang berat. Ia adalah salah satu penjaga gawang paling elite di generasinya, tetapi lagi-lagi tidak punya kesempatan tampil di turnamen terbesar sepak bola. Ironis sekali, karena secara individu ia tetap dipandang sebagai kiper kelas dunia. Namun di level tim nasional, ia justru kembali terjebak dalam kutukan panjang Italia. Dan buat banyak penggemar, melihat Donnarumma absen lagi terasa seperti sepak bola sedang kehilangan salah satu figur besar di panggung utamanya.

Alessandro Bastoni: Bek Modern Italia yang Ikut Terseret Jatuh

Masih dari Italia, Alessandro Bastoni juga dipastikan tidak akan tampil di Piala Dunia 2026. Dalam laga playoff melawan Bosnia, Bastoni justru menjadi titik balik petaka Italia setelah ia dikartu merah sebelum jeda. Reuters menulis bahwa pertandingan berubah setelah Italia bermain dengan 10 orang menyusul kartu merah Bastoni, lalu Bosnia menyamakan kedudukan dan akhirnya menang lewat adu penalti.

Bastoni adalah salah satu bek modern terbaik yang dimiliki Italia saat ini. Ia punya ketenangan saat membangun serangan, kualitas distribusi bola yang tinggi, dan kecerdasan bertahan yang membuatnya dianggap sebagai fondasi masa depan Azzurri. Justru karena itu, absennya ia dari Piala Dunia terasa sangat besar. Ini bukan sekadar kehilangan satu nama terkenal, tetapi kehilangan salah satu wajah utama dari regenerasi Italia. Saat Piala Dunia nanti digelar, akan ada rasa janggal karena salah satu bek terbaik Eropa justru hanya bisa menonton dari jauh.

Robert Lewandowski: Mesin Gol Polandia yang Harus Gigit Jari

Nama besar berikutnya adalah Robert Lewandowski. Polandia sebenarnya sempat menjaga harapan hidup setelah menyingkirkan Albania di playoff, bahkan Lewandowski ikut mencetak gol dalam kemenangan itu. Namun langkah mereka berhenti di final playoff saat kalah dramatis 3-2 dari Swedia. Reuters menulis kemenangan telat Swedia memastikan tiket ke Piala Dunia dan membuat Polandia tersingkir.

Absennya Lewandowski terasa sangat emosional karena ia sudah berusia 37 tahun dan Reuters juga mencatat bahwa sang kapten mengindikasikan dirinya berada di tahap akhir karier. Artinya, kegagalan ini bisa jadi menutup peluang terakhirnya untuk tampil lagi di Piala Dunia. Dan itu terasa pahit. Lewandowski tetap salah satu penyerang terbaik dalam dua dekade terakhir, tetapi sepak bola internasional tidak selalu memberi akhir yang romantis. Untuk pemain sebesar dia, absen di turnamen 2026 akan terasa seperti satu halaman penting yang hilang dari penutup kariernya.

Dusan Vlahovic: Serbia Gagal, Striker Tajam Ini Ikut Tenggelam

Serbia juga tidak masuk daftar peserta Piala Dunia 2026. Reuters merilis komposisi grup lengkap turnamen, dan nama Serbia tidak ada di sana. Di saat yang sama, Reuters juga masih menyoroti Serbia dalam laga uji coba melawan Spanyol pada akhir Maret 2026, menegaskan bahwa mereka hanya menjalani friendly sementara tim-tim lain bersiap ke Piala Dunia.

Dalam konteks ini, Dusan Vlahovic menjadi salah satu bintang besar yang harus rela absen. Reuters dalam liputan Euro 2024 menyebut Vlahovic sebagai striker Juventus dan salah satu wajah utama lini depan Serbia. Dengan profil seperti itu, ketidakhadirannya di Piala Dunia jelas terasa. Vlahovic adalah tipe penyerang yang selalu menarik di turnamen besar: kuat, tajam, dan bisa mengubah pertandingan dengan satu sentuhan. Justru karena Serbia gagal, panggung Piala Dunia kehilangan salah satu penyerang murni terbaik dari kawasan Balkan.

Aleksandar Mitrovic: Predator Serbia yang Lagi-Lagi Tidak Sampai

Selain Vlahovic, Serbia juga kehilangan kesempatan membawa Aleksandar Mitrovic ke Piala Dunia 2026. Reuters dalam liputan Serbia di Euro 2024 menyoroti Mitrovic sebagai sosok yang tetap berbahaya, sementara artikel Reuters lain sebelumnya menyebutnya sebagai mesin gol Serbia di level internasional. Dengan Serbia tidak lolos ke daftar 48 peserta, otomatis Mitrovic pun harus absen dari turnamen musim panas nanti.